Kata orang, menikah itu adalah awal menuju kebahagiaan.
Setuju?
Saya setuju, pernikahan memanglah gerbang awal bahagia. Awal menuju kebahagiaan, otomatis harus siap berjuang juga yah. Berjuang bersama pasangan yang sudah dipilih untuk bersama - sama mengarungi kehidupan rumah tangga.


Dalam rumah tangga, masalah tentu pasti hadir. Ga mungkin lah rumah tangga tanpa masalah. Yang jadi masalah justru bagaimana kita menghadapi masalah itu. Eh ngomongin masalah dalam rumah tangga, nih saya ada buku karya Hanny Dewanti, Hijrah Sakinah : Mengatasi 55 Masalah Utama Pernikahan Semudah Senyum. Sebuah buku yang menurut saya sih bagus.

Hijrah Sakinah : Mengatasi 55 Masalah Utama Pernikahan Semudah Senyum . Begitu melihat judulnya, langsung merasa tertarik. Apalagi lembar demi lembarnya berwarna pink, ah bikin saya tambah mupeng ingin melahap habis bacaan buku ini. Apalagi dalam buku ini tuh membahas tentang rumah tangga. 



Layout buku Hijrah sakinah ini eyecatching banget loh. Dinamis dan menarik, setiap lembarnya berwarna pink, ah suka. Tapi bacanya harus ditempat yang terang, kalau ditempat yang gelap atau mendung jadi agak pusing. 




Penulis, Hanny Dewanti ini tuh seakan ingin menyampaikan bahwa jika ada masalah dalam kehidupan rumah tangga itu hadapi dengan senyuman. Karena dalam rumah tangga masalah itu pasti datang, mau tidak mau. 

"Setelah Gebyar Pesta" bab pertama dalam buku ini. Mengatakan bahwa pernikahan itu bukanlah berisi tentang bahagia dan keromantisan semata. Jangan pernah lupakan bahwa pernikahan itu adalah komitmen antara dua orang manusia untuk hidup bersama, saling menerima kekurangan dan kelebihan, konsisten dalam segala hal.

Dalam buku Hijrah Sakinah ini pun menjelaskan hal - hal mendetail seputar rumah tangga, misalnya jika menemukan kebiasaan buruk suami, harus gimana. Terus jika keluarga besar yang suka ikut campur sama masalah rumah tangga sampai masalah suami yang masih suka berjiwa muda, bahkan berdamai dengan tetangga yang suka nyinyir pun ada dalam buku ini. Beberapa gelintir persoalan yang memang harus dihadapi oleh seorang isteri dan semuanya dipaparkan dalam buku Hijrah Sakinah ini, lengkap.

Ide - ide yang dipaparkan penulis itu sangat masuk akal dan sepertinya para suami atau calon suami juga bisa deh baca buku ini, biar lebih memahami isi pikiran isteri. Kadang kan ada suami - isteri yang ga terbuka dalam komunikasi, jadi kan bisalah saling memahami. Padahal kan ya gaes dalam rumah tangga itu komunikasi harus terbuka.

Kalau gak salah ada tuh di halaman 30 an deh, ada curhatan isteri yang lebih suka terbuka ngobrol sama sahabat bahkan lebih seneng curhat sama tetangganya dibandingkan sama suaminya. Wajar ga sih? Ya wajar aja sih, karena kan setiap manusia pasti punya rahasia sendiri kan? yang kadang ga ingin dibagi - bagi. Tapi kalau untuk urusan rumah tangga sih emang harus dikemukakan sama suami, terbuka dalam komunikasi.



Setiap judulnya itu seakan bener - bener realitas, hihi. "Rumput tetangga yang hijau segar" atau "Istri cinderella complex" dan judul - judul lainnya yang bikin saya ingin senyum sendiri. Kehidupan rumah tangga itu ya memang begitu. Penulis tuh menurut saya dengan sangat lugas menjelaskan tentang tips gimana sih cara mengatasi beragam masalah yang datang di rumah tangga, tips nya pun sesuai dengan pengamatan penulisnya sendiri. Jadi saya sebagai pembaca tuh kayak diajakin ngobrol gitu bukan kayak baca. Jadi serasa ngobrol langsung tentang permasalah rumah tangga sama penulisnya. Saran dan tips nya itu adalah real dan memang ada dalam keseharian rumah tangga. Materi yang ada dalam buku ini tuh luwes banget namun padet, nasihat - nasihat nya pun gak menghakimi.

Pernah merasa sedih ga kalau ada yang bilang ngurusin anak itu sepenuhnya urusan dan tanggung jawab isteri?

Dalam buku ini secara gamblang dong dipaparkan tentang kewajiban urus anak itu bukanlah urusan isteri semata, kan anak adalah anak dari suami dan isteri bukan anak isteri saja kan? Urusan rumah tangga lainnya gimana? Cuci piring, nyapu? tugas siapa? Ya baca deh dibukunya, biar ga penasaran hehe.



Judul : Hijrah Sakinah
Penulis : Hanny Dewanti
Editor : Ilona Alle
Penerbit : Ikon
ISBN : 978-602-61440-8-9
Cetakan ke : 1 ( satu )
Jumlah halaman : 240 halaman
Harga : Rp 70.000


With Love,


Tian Lustiana
















Tentang perasaan.
Tentang keinginan memiliki dan tentang rasa sakit hati.

Itu saja?

Tentu tidak. Masih banyak perasaan lain yang merasuk. Benci, rindu, gelisah dan keraguan semuanya mendesak dalam dada Tegar, lelaki yang harus menanti 20tahun lebih namun cintanya kandas karena lelaki lain, yah lelaki yang dikenal Rosie dua bulan mampu meremukkan penantian Tegar.


Cerita dalam "sunset bersama Rosie" ini berawal dari masa lalu. Tegar dan Rosie yang selalu bersama, bersahabat. Tegar menyimpan rasa cinta terhadap Rosies, sahabatnya yang selalu bersama selama 20 tahun itu.

Tegar menyimpan rasa cintanya, karena menunggu saat yang tepat untuk memberitahukan Rosie. Tegar membayangkan ia akan menyatakan cinta pada Rosie di Gunung Rinjani. Agar tidak merasakan grogi, Tegar mengajak Nathan temannya. Ternyata, bukan menyatakan cinta pada Rosie, namun Tegar mendengarkan Nathan yang menyatakan cintanya pada Rosie. Kebayang kan gaes betapa hancurnya hati Tegar.

Dengan penuh luka, Tegar pergi dan menghilang dari kehidupan Rosie dan Nathan. Tegar pergi dalam luka, hatinya hancur dan ia memilih untuk tenggelam dalam kesendirian.

Tegar menenggelamkan diri dalam pekerjaan. Berhari - hari, berbulan - bulan bahkan bertahun - tahun ia mencoba melupakan kekosongan hatinya namun tetap saja tidak bisa. Meski sudah ada Sekar, perempuan yang mencintai Tegar. Tegar mencintai Sekar? Mungkin suatu saat nanti akan begitu.

Hingga akhirnya Rosie dan Nathan mengunjungi Tegar, Tegar pun melupakan semua luka. Terutama setelah melihat anak - anak Rosie dan Nathan yang begitu lucu.

Naas, ketika Rosie dan Nathan merayakan pernikahannya. Ledakan bom Jimbaran Bali memusnahkan mimpi - mimpi Rosie, anggrek, Sakura, jasmine dan lili. Nathan meninggal dalam tragedi itu. Rosie pun mengalami gangguan jiwa, anak  - anak masuk dalam kesedihan.

Tegar dan cinta serta kasih sayangnya mampu mengembalikan semua. Mengembalikan kebahagian 4 kuntum bunga Rosie dan Nathan dan juga mengembalikan Rosie pada anak - anaknya. Meski tidak mampu mengembalikan Nathan.

Banyak sekali kisah dan peristiwa yang dialami Tegar. Sekar? bagaimana dengan Sekar? Ia pergi juga dengan luka, luka hati karena sang tunangan lebih memilih sahabatnya dibandingkan dia. Duh kebayang kan gaes perasaan Sekar?

Penasaran? Baca aja sendiri bukunya dan silakan berimajinasi.

Novel              : Sunset Bersama Rosie
Pengarang       : Tere Liye
Penerbit           : Mahaka Publishing
Cetakan           : Kelima, April 2013
Halaman          : 426 halaman, tebal 20cm
ISBN               : 978-602-9888-36-2


Sebenernya saya sudah menyelesaikan buku AROMA KARSA ini beberapa bulan lalu. Tidak menunggu waktu lama untuk menyelesaikan novel keren karya Dee Lestari ini, hanya butuh beberapa hari saja saya pun selesai membaca buku terbitan Bentang Pustaka yang tebalnya 724 halaman ini. Novel yang memiliki ISBN 978602291463 ini saya berikan rate 5 dari 5, ini keren sekali. Saya membaui cerita disetiap lembar novelnya.

AROMA KARSA



AROMA KARSA, Dee Lestari

by on Juli 23, 2018
Sebenernya saya sudah menyelesaikan buku AROMA KARSA ini beberapa bulan lalu. Tidak menunggu waktu lama untuk menyelesaikan novel keren k...
Assalamualaikum, 

Sebenarnya buku yang akan saya review ini udah lama pake banget nih adanya, tapi saya benar - benar telat bacanya, hmm lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, begitu bukan? Haha, ngeles itu mah nyari alasan saja. 



Novel Test Pack ini menceritakan sekelumit permasalahan yang paling banyak terjadi pasa setiap pasangan, terutama pasangan baru.

And here's the story about Kakang and Tata. 

Kakang bekerja sebagai psikolog sedangkan isterinya Tata adalah seorang pengacara. Pernikahan mereka sudah memasuki tahun ke tujuh, namun anak belum juga hadir dalam pernikahan mereka. Usaha? Ah, segala usaha sudah mereka lakukan. Kecuali pemeriksaan ke dokter. Ada rasa takut dalam hati Tata, bagaimana jika dia yang menjadi penyebab belum hadirnya seorang anak. Sedangkan kakang terlihat lebih tenang, meski mungkin saja dalam hatinya menyimpan sejuta kecemasan. 


Hingga akhirnya konflik pun memuncak diantara Tata dan Kakang. Pemeriksaan dokter pun akhirnya dilakukan, Tata tidak bermasalah, Tata subur. Dan sekarang tinggal kakang yang harus diperiksa, apakah kakang infertil? Kakang yang biasanya tenang, kini berubah menjadi gelisah. Gundah hatinya, takutnya ia yang menyebabkan konflik ini. 

Bagaimana jika benar kakang infertil? Apakah Tata menerimanya? Apakah cinta mereka masih akan tetap bersemi. Apakah Tata mampu menerima kekurangan jika memang kakang lah penyebab belum hadirnya sang buah hati? Baca aja sendiri gaes kalau mau tau kelanjutannya, hehe. 



Teh Ninit mengambil cerita yang sederhana, cerita yang memang sering terjadi dalam kehidupan nyata. Saya, sebagai pembaca ikut masuk dalam emosi dan imajinasi sendiri loh gaes. 

Novel ini membuka mata, bahwa inilah realita dalam kehidupan rumah tangga. Memang bukan masalah belum hadir anak saja, banyak masalah lainnya yang akan terus bermunculan dalam bahtera rumah tangga. Dan semua itu harus benar - benar diatasi atas nama komitmen suami dan isteri. Karena takkan ada rumah tangga yang luput dari masalah, sekokoh apapun rumah tangga yang dibangun, masalah akan selalu datang menyelinap. Namun selesaikanlah dengan komitmen bersama, dengan cinta dan kasih sayang. 

Cinta itu tentang menerima, cinta itu tentang memaafkan. 




Judul Buku: Test Pack

Penulis: Ninit Yunita

Penerbit: Gagas Media

Tahun Terbit: 2010

Tebal: 202 halaman

ISBN: 9793600969

Wassalam,


Tian lustiana


Assalamualaikum, 

Kisah Fahri dan Aisha selalu membuat saya terpesona, dari awal membaca novel ayat - ayat cinta 1, kemudian nonton film yang pertama dan Desember 2017 kemarin saya nonton Ayat - Ayat Cinta 2 nya sebelum membaca novelnya, saya tetap suka. Ya, saya tetap suka sama jalan cerita film, meski jauuuuh banget dengan novelnya. Dan dalam benak saya, Fahri itu tetap Fedi Nuril. Dan Aisha untuk saya adalah Dewi Sandra, entahlah bisa begini padahal kan Aisha pertama itu Rianti ya, tapi saya kok kepikirannya sama Dewi Sandra terus, mungkin karena saya memang senang sama Dewi Sandra kali yah. 

Baca : Review Film Ayat - Ayat Cinta 2
Assalamualaikum, 

Book's review, ya insya allah mulai tahun ini blog ini bakalan ada book's review. Sebenernya saya punya khusus untuk buku, namun terbengkalai gitu gengs, jadi ga konsen. Jadi tahun ini saya kepikiran untuk nulis juga disini, jadi ga dipisahin. Semangat baca saya tahun lalu kendor, masa setahun cuman baca 2 buku saja coba, duh miris. 



Dan, book's review saya yang pertama di tahun 2018 ini adalah : Kumpulan Esai Berbagi Ruang yang dituliskan oleh Nur Utami S.K .